diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

Tuhan itu (tidak) ada -cerita tukang cukur-

1 Komentar

dari google

dari google

Suatu hari, ada seorang pemuda yang sedang bercukur di salah satu tempat di Yogyakarta. Ketika asyik bercukur, ga ada angin ga ada hujan, terjadilah perbincangan nyeleneh antara si pemuda dan tukang cukur.

 

Tukang cukur: “Dek, menurut saya, Tuhan itu tidak ada.”

 

Si Pemuda: (kaget) “Maksud bapak gimana? Kok bisa begitu?”

 

Tukang cukur: “Iya. Tuhan itu tidak ada. Gini dek ya, katanya kan Tuhan itu Maha Penyayang dan Pengasih. Lha terus kok masih banyak orang miskin. Banyak juga para pengemis yang meminta-minta. Juga gembel-gembel di kolong jembatan itu. Coba, berarti kan Tuhan itu tidak ada. Buktinya mereka tidak mendapat kasih dan sayangnya yang sering disebut-sebut itu. Iya kan?”

 

Mendengar pendapat tukang cukur tersebut si pemuda terdiam. Dia juga bingung harus menjawab bagaimana. Hingga diapun selesai bercukur dan pergi meninggalkan tempat tersebut.

Baru beberapa langkah keluar, dia melihat ada seorang pria di seberang jalan. Rambutnya sangat gondrong dan kumal. Tiba-tiba si pemuda tersenyum. Terbersit sebuah ide entah apa. Yang jelas dia segera kembali ke tempat tukang cukur tadi.

 

Sesampainya di tempat cukur…

 

Tukang cukur: ”Ada apa dek, kok balik lagi?”

 

Si Pemuda: “Pak, menurut saya di dunia ini ga ada tukang cukur!”

 

Tukang cukur: (balik kaget) “Lho, maksudnya gimana? Kamu kan baru saja bercukur? Bahkan saya sendiri yang mencukur kamu di sini. Saya tukang cukur.”

 

Si Pemuda: “Pokoknya menurut saya ga ada tukang cukur. Coba lihat ke seberang jalan sana Pak! (sambil nunjuk ke pria gondrong tadi). Buktinya kenapa masih ada orang berambut gondrong di dunia ini? Kalau ada tukang cukur, harusnya kan ga akan ada orang gondrong.”

 

Tukang cukur: “Lha itu salah mereka sendiri. Kenapa mereka ga mau bercukur atau datang ke tempat cukur. Pasti mereka bisa dicukur dan ga gondrong lagi.”

 

Si pemuda: “Nah, ini sama kayak pendapat bapak tadi. Tuhan itu ada pak. Kalaupun masih banyak orang yang miskin, meminta-minta atau jadi gembel. Itu bukan karena Tuhan tidak ada, tapi salah mereka sendiri yang tidak mau mendatangi Tuhan, lewat ibadah, lewat ikhtiar, dan lain-lain. Sama juga, banyaknya orang gondrong, bukan karena di dunia ini ga ada tukang cukur, tapi salah mereka sendiri yang tidak mau datang ke tempat tukang cukur.”

 

Tukang cukur: (manggut-manggut) “Oh, bener juga dek ya..”

 

(sumbernya lupa, redaksinya saya buat sendiri)

Penulis: Diar Rosdayana

Simple. Humble. Senang berteman.

One thought on “Tuhan itu (tidak) ada -cerita tukang cukur-

  1. gw sdh datang ke tukang cukur tp tukang cukur tdk mau mencukur gw krn uang gw kurang. tukang cukur tarif nya mahal. samadengan minta tlng kpd tuhan, syarat nya berat. kdng syarat nya lbh berat drpd hal yg kita inginkan. contoh.. gw minta jodoh kpd tuhan, syarat nya hrs iman, taqwa, berusaha, berdoa, hrs punya pekerjaan, uang bnyk dll. berat dan menakutkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s