diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

Apa yang Kau Tinggalkan?

Tinggalkan komentar

Fakta menunjukkan bahwa ketika seseorang meninggal, salah satu yang dicari dan dikenang orang adalah aktivitas dia di jejaring sosial.

Melihat seorang Ustadz Jefri (semoga Allah merahmati beliau), selain kehidupannya terisi penuh dengan kesibukan menebar kebaikan, ternyata status dan tweetnya di dunia maya terisi banyak kalimat mutiara dan untaian kata penuh makna.

Jadi tergidik dan merenung, seandainya nyawa kita yang meregang, apa yang akan dikenang dan didapat orang? Seberapa besar manfaat kehidupan kita bagi alam semesta? Berapa banyak kebaikan yang kita sebarkan? Berapa banyak keburukan yang kita taburkan? Akankah ketiadaan kita menjadi sebuah berita duka, atau justru hanya akan menjadi peristiwa tanpa makna?

Apa yang akan orang lihat di jejaring sosial yang kita tinggal? Status kita. Tweet kita. Foto yang kita unggah. Link yang kita tautkan. Komen yang kita sampaikan. Rekam chating dan percakapan yang kita lakukan.

Akankah semuanya menjadi pundi-pundi kebaikan, atau justru menambah beban pertanggungjawaban di hadapan Tuhan?

Na’udzubillah. Semoga Allah berkenan menjadikan sisa usia kita penuh berkah. Terisi dengan sebaik-baik ibadah. Dan meninggal dalam keadaan khusnul khatimah. Aamiin…

Penulis: Diar Rosdayana

Simple. Humble. Senang berteman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s