diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

Ketertarikan Ikhwan Akhwat

Tinggalkan komentar

Pak Cah mengatakan bahwa para ikhwan lebih sulit menahan pandangan atas akhwat yang berjilbab lebar daripada atas mereka yang pakaiannya belum beres secara syar’i, itu karena dalam diri mereka telah tertanam asumsi bahwa calon istri mereka kelak adalah yang seperti itu. Mereka melakukan identifikasi calon istri, sehingga yang berjilbab lebar itu lebih menarik bagi mereka.

Tetapi menurut seorang Akh saat cerita sepulang rihlah mengatakan bahwa sebenarnya akhwat berjilbab itu menarik bagi siapa saja.

Kata beliau, akhwat tidak hanya mempesona bagi yang sudah ‘kenal ngaji’ karena terjadi ‘Identifikasi Calon Istri’ tadi. Para akhwat berjilbab itu -sejujurnya- menarik dan mempesona bagi semua laki-laki normal, sebejat apapun dia. Bedanya, para ikhwan itu punya raja’ (harapan), sedangkan yang selain mereka sudah putus harapan untuk bisa bersanding dengan para akhwat itu, tetapi sekali lagi, mereka tetap menarik bagi siapa saja.

“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenalm karenanya mereka tidak diganggu.” (Al Ahzab: 59)

Subhaanallaah. Sekali lagi saya tertegun merasai sinergi pendapat di antara keduanya: Pak Cah dan Akh yang tidak mau disebut namanya itu. Ketika Allah menjanjikan perlindungan, maka Ia-lah Maha Pelindung. Ia memutus harapan lelaki-lelaki iseng dari para wanita beriman yang mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Mereka -meski tetap mempesona- bukan lagi godaan bagi mereka yang tak bisa menahan diri. Dan adalah Allah, menjadikan mereka penguji iman bagi para lelaki yang dipanggil Allah di Surat An Nuur ayat 30. Lelaki yang sudah mengerti bagaimana seharusnya menjaga mata, menata hati, dan menghadirknan akhlak mereka.

“Hendaklah mereka mnegulurkan jilbabpjilbab mereka ke seluruh tubuh. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenalm karenanya mereka tidak diganggu. Dan adalah Allah, Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al Ahzab: 59)

*Dikutip dari tulisan Ustadz Salim A. Fillah, dengan sedikit penyesuaian redaksi

Penulis: Diar Rosdayana

Simple. Humble. Senang berteman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s