diarydiar

bahagiakan hati dengan berbagi

Energi-Energi Sisa

Tinggalkan komentar

Kadang kita menggunakan ‘energi-energi sisa’ di hadapan Allah.

Seberapa sering kita mempersiapkan diri dalam shalat secara khusus? Menggunakan pakaian yang terbaik dan istimewa, menyiapkan kondisi diri dengan sempurna, melakukannya di awal waktu? Atau mungkin kita seadanya saja? Shalat dengan pakaian yang sama yang kita gunakan untuk tidur malam tadi, lusuh, badan penuh keringat, shalat di akhir waktu? Padahal sekarang itu, pakai kaos oblong saja sama dosen sudah tidak boleh masuk kelas pas kuliah. Ini untuk berhadapan dengan Allah? Memang tidak ada kewajiban untuk memakai pakian jenis tertentu sih, tapi Allah tentu saja lebih mulia dari dosen kita, bukan?

Bagaimana rutinitas kita dalam membaca Al Qur’an? Apakah kita membaca Al Qur’an hanya seminggu sekali? Sebulan sekali? Atau bahkan kita hampir lupa kapan membaca Al Qur’an terakhir kali? Padahal kebutuhan kita kepada Allah itu setiap hari. Konon sahabat yang paling malas di masa Rasulullah mereka membaca Al Qur’an satu juz setiap harinya, ini yang paling malas lho ya, karena rata-rata di antara mereka bisa khatam tiga hari sekali, sepuluh juz sehari. Itu di antara kesibukan mereka untuk berdakwah, berjihad dan lain sebagainya. Kita, sesibuk apa?

Seberapa sering kita berdzikir? Dzikir lisan yang dilafalkan atau dzikir hati dan akal yang dirasakan dan dilakukan? Muhasabah dan tadabbur. Apakah ketika kita melihat langit hanya terlihat langit, ataukah kita ‘melihat’ Allah di situ? Apakah ketika kita mendengar gemericik air hujan, petir menyambar hanya terdengar seperti itu, ataukah kita ‘mendengar’ Allah di situ? Apakah kita mengingat Allah dalam setiap kesempatan? Ataukah kita hanya mengingat Allah ketika sempit dan melupakan-Nya ketika lapang?

Kita ingin agar Allah memperhatikan kita tapi kita jarang memperhatikan Allah. Kita ingin Allah memprioritaskan kita tapi terkadang kita tidak memprioritaskan Allah di atas segalanya.

Penulis: Diar Rosdayana

Simple. Humble. Senang berteman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s